Friday, March 11, 2011

Panduan Tesis

Panduan tesis berbeda untuk tiap universitas. Walau begitu, ada banyak universitas yang menggunakan panduan yang kurang lebih sama. Berikut adalah panduan yang umum dipakai di universitas.
Kertas
Tesis harus dicetak hanya pada satu sisi kertas saja dengan kertas putih bermutu tinggi berukuran standar letter (8 ½” x 11”) atau ukuran internasional A4 (210 mm x 297mm). Bentuk dan ukuran kertas harus sama pada seluruh tesis.
Produksi
Tesis harus dibuat dengan pengetikan elektronik dan dicetak dengan printer bermutu tinggi.
a. Spasi
Spasi yang digunakan harus spasi ganda. Spasi tunggal hanya diizinkan untuk kutipan panjang, catatan kaki, daftar pustaka, lampiran dan sub bagian di Daftar Isi. Walau begitu, antar tiap entri spasi yang digunakan harus tetap ganda.
b. Margin
Margin atas, bawah dan kanan harus tidak kurang dari 1” atau 2.5cm lebarnya, dan margin sisi kiri harus 2” atau 5cm lebarnya untuk toleransi penjilidan
c. Huruf
Huruf harus berukuran 10 atau 12 point, dan ukuran yang sama digunakan di seluruh teks. Persamaan dan rumus harus diketik. Insersi tangan dalam tinta hitam permanen diterima hanya bila instrumen ketik tidak dapat membuat simbol tersebut. Halaman contoh harus diajukan ke Perpustakaan untuk diterima bila diinginkan.
Kutipan
Kutipan lebih dari dua baris harus dilepas dari teks dengan spasi tunggal dan dimasukkan setidaknya empat spasi dari margin sisi kiri.
Catatan Kaki/Catatan Akhir
Catatan kaki harus berspasi tunggal dan diletakkan di bagian bawah halaman yang sesuai. Bila referensi diperlakukan sebagai catatan kaki, ia harus diletakkan secara urutan (berdasarkan bab) segera sebelum daftar pustaka. Bentuk dan gaya akan berbeda tergantung disiplin ilmu, namun bentuk dan gaya yang dipilih harus konsisten sepanjang tesis.
Tabel, Gambar
Tabel atau gambar harus muncul dalam teks di dekat teks dimana ia dibahas, biasanya tidak lebih dari satu halaman terpisah. Tabel dan gambar harus didaftarkan dengan angka, judul dan nomer halaman tesis, dan judul tabel dan gambar harus sesuai dengan judul yang ada di teks. Daftar ini harus diletakkan setelah Daftar Isi. Penomoran Arabik harus dipakai dalam dua barisan terpisah untuk mengidentifikasi tabel dan gambar.
Koreksi Kesalahan
Tesis harus bebas dari kesalahan ketik. Koreksi dibuat dengan tinta atau tip-x dilarang. Bila penghapusan yang rapi tidak dapat dibuat maka halaman tersebut harus diketik ulang.
Penghapusan harus dibuat dengan menyilang atau memotong huruf atau kata. Baris yang diketik harus kontinyu. Bila kata atau kata-kata tidak dapat dihapus dengan rapi dan jelas dengan spasi yang sesuai, keseluruhan baris, paragraf atau seluruh halaman harus diketik ulang.
Tambahan kata atau frase tidak boleh diketik di antara baris atau dimasukkan dengan tangan. Seluruh halaman harus diketik ulang untuk memasukkan tambahan.
Halaman yang merupakan halaman yang dimasukkan tidak diterima. Seluruh halaman sekitarnya harus di ketik ulang agar bahan tetap kontinyu.
Halaman
Halaman judul tidak bernomer dan dinomori.
Halaman sebelum awal teks harus dinomori dengan huruf kecil romawi. Halaman teks harus dinomori dengan urutan bilangan Arabik berurutan sepanjang tesis.
Semua nomor halaman, Romawi atau Arabik, harus berada di lokasi yang konsisten, umumnya di sudut sisi kanan halaman. Sekitar tiga perempat inci ke bawah dan tiga perempat inci kedalam dari pinggir kanan.
Tiap bab harus dimulai di halaman baru.
Lampiran harus melanjutkan penomoran Arabik. Bila lampiran adalah halaman dari dokumen lain, hal ini harus dinyatakan lewat catatan kaki di halaman pertama lampiran tersebut, dimana referensi penuh sumber aslinya harus diberikan.
Urutan penomoran harus mencakup semua materi yang akan menjadi bagian tesis, sebagai contoh, peta, grafik dan diagram, dengan pengecualian diagram struktur dalam tesis ilmu Kimia, harus ada di halaman bernomer.
Barisan terpisah penomoran huruf kecil romawi harus diberikan pada bahan seperti plat, peta, diagram dan tabel yang terpisah dan akan diletakkan di bagian akhir penjilidan atau dipisah dari tesis. Semua bahan yang dapat lepas harus memiliki nama penulis, inisial, titel dan tanggal penyerahan.
Bila sebuah tesis terdiri dari dua volume, satu barisan penomoran halaman harus digunakan untuk kedua volume, yaitu penomoran volume kedua harus melanjutkan penomoran volume pertama.
Susunan
Susunan tesis harus sebagai berikut:
Halaman Judul
Pernyataan
Abstrak
Ucapan Terima Kasih (jika ada)
Dedikasi (jika ada)
Daftar Isi (termasuk daftar lampiran)
Daftar Kasus (jika ada)
Daftar Statuta (jika ada)
Daftar Instrumen Konstitusi (jika ada)
Daftar Istilah (jika ada)
Daftar gambar, tabel, ilustrasi, grafik dll
Pendahuluan (jika ada)
Teks Tesis
Referensi (termasuk catatan kaki) dan/atau Daftar Isi
Lampiran (jika ada)
Panjang Tesis
Panjang tesis berikut didasari pada batas maksimal
Pertanian : termasuk lampiran
Master – maksimal 225 halaman
Doktor – maksimal 300 halaman
Sains : tidak termasuk referensi, lampiran, tabel dan gambar
Master – maksimal 32.500 kata
Doktor – maksimal 80 ribu kata
Seni : tidak termasuk catatan kaki atau catatan akhir dan lampiran
Master – tidak lebih dari 35 ribu kata
Doktor – tidak lebih dari 80 ribu kata
Pendidikan : tidak termasuk catatan kaki atau catatan akhir dan lampiran
Master – tidak lebih dari 34 ribu kata
Doktor – tidak lebih dari 80 ribu kata
Teknik : Termasuk lampiran
Master – tidak lebih dari 225 halaman
Doktor – tidak lebih dari 500 halaman
Hukum : tidak termasuk catatan kaki atau catatan akhir dan lampiran
Master – maksimal 30 ribu kata
Doktor – maksimal 80 ribu kata
Kedokteran dan Farmasi : Tidak termasuk referensi, lampiran, tabel dan gambar
Master – tidak lebih dari 50 ribu kata
Doktor – tidak lebih dari 80 ribu kata
Ilmu Sosial : tidak termask lampiran dan catatan kaki
Master – tidak lebih dari 35 ribu kata
Doktor – tidak lebih dari 80 ribu kata
• Ada sekitar 250-280 kata per halaman

No comments:

Post a Comment

Post a Comment